Tampilkan postingan dengan label juta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label juta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Februari 2014

Ijazah S1 Palsu Di Jual 19 Juta Di Internet



[imagetag]

Penyedia layanan pembuatan ijazah palsu di internet boleh saja mengumbar janji-janji manis. Namun yang pasti, ijazah abal-abal tersebut tak bisa didapatkan dengan harga murah. Biaya yang dipatok sampai puluhan juta.

Memang, harga yang dibebankan kepada pelanggan aksi kejahatan ini tergantung dari tingkat pendidikan yang ingin didapatkan hingga nama kampus mana yang akan dicatut. Semakin tinggi gelar semakin mahal pula, termasuk untuk urusan kampus. Semakin populer kampus tersebut, harga akan sangat berpengaruh.

Satu situs yang menawarkan layanan pembuatan ijazah palsu yang disambangi detikINET misalnya, membanderol pembuatan untuk ijazah S1 di kisaran angka Rp 8,5 Rp 19,5 juta. Nama-nama kampus ternama pun mereka tawarkan, mulai dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, hingga Institut Teknologi Bandung.

"Ijazah dijamin terdaftar di Kopertis dan Universitas. Bisa kuliah cepat di IPB, ITB, UGM, UI, dan PTS yang lain," tulis situs tersebut.

Harga ijazah palsu yang beredar di internet memang beragam. Situs lain yang memiliki modus serupa memiliki banderol harga lain.

"Ijazah S1 Rp 8,500,000 Rp 13,500,000, Ijazah S2 Rp 14,500,000 Rp 18,500,000, Ijazah Akta IV-4 Rp 9,000,000 [Univ Negeri Jakarta, Univ Muhammadiyah Surakarta, Univ Negeri Malang, Univ Ahmad Dahlan], Ijazah D3 Rp 5,500,000 Rp 6,500,000, Sertifikat TOEFL Rp 1,500,000," tulis situs lainnya.

"Kenapa pilih untuk beli ijazah? Alasannya adalah untuk kelancaran kehidupan anda dan membantu anda mendapatkan kerja yang anda impikan," lanjutnya.

Pelaku pembuat ijazah palsu boleh saja mengklaim demikian. Namun ingat, ketika di dunia kerja, ijazah tak akan berlaku jika tidak adanya kemampuan. Artinya, Anda hanya akan mempermalukan diri sendiri ketika ijazah abal-abal tersebut menunjukkan nilai fenomenal, namun Anda sendiri tak memiliki kemampuan.

Belum lagi jika ketahuan menggunakan ijazah palsu. Ancaman hukuman dari pihak berwajib pastinya telah menanti. Termasuk bagi pelaku pembuatan ijazah palsu ini sendiri.

Seperti yang baru saja diungkap oleh Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya yang membongkar situs yang menyediakan jasa pembuatan ijazah palsu, Tiga tersangka diamankan dalam kasus tersebut.

Tiga orang tersangka yang diamankan yakni Yogi Saputro, Ichwan Setiawan dan Agus Budiyanto. Ketiganya dikenakan Pasal 263 KUHP dan atau pasal 264 KUHP tentang pemalsuan dalam data otentik.

Sumber

#bcfda5

Rabu, 05 Februari 2014

Buset!! Berkat Facebook Siswi SMP dapat Uang 11 juta Perhari



#bcfda5


[imagetag]

J

ejaring sosial Facebook semakin mudah digunakan untuk hal-hal negatif. Misalnya saja seperti yang dilakukan seorang siswi SMP yang memanfaatkan Facebook untuk menarik minat para pria yang butuh pelayanan seks. Dalam sehari, siswi ini paling sedikit melayani lima pelanggan.



Dari tinjauan melacurnya ketika musim liburan itu, siswi SMP tersebut bertinjauan mengumpulkan uang senilai Rp 84,4 juta. Demikian dilansir The Star, Jumat (24/6/2011).

The Star menulis, siswi asal Kuala Lumpur, Malaysia, itu mengutip tarif 250 ringgit Malaysia (Rp 707 ribu) hingga 800 ringgit Malaysia (Rp 2,2 juta). Uangnya kebanyakan dibelikan barang-barang mewah. "Saya ngeseks sedikitnya lima kali setiap hari. Meski demikian saya sering berhenti selama sepekan setiap akhir bulan," katanya.

kalau di hitung 2,2juta x 511 juta.

Gadis ini satu di antara siswi yang menggunakan Facebook sebagai ajang melacur. Bahkan satu di antaranya memasukkan daftar layanan itu dengan mengatakan memilih melacur demi membeli iPhone. Kebanyakan siswi ini berasal dari Johor Baru, Malaka, Kuala Lumpur, dan Penang. Ternyata di Malaysia juga banyak pelacur cilik.***

Itulah ketika Agama Sudah di lupakan, Hidup Mewah Jadi Tujuan...

Sadarlah kita hidup hanya sementara, Berilah Petunjuk Bagi Hamba Mu ini Ya Allah...Sumber





Kamis, 19 Desember 2013

Depe Dituding Minta Uang Rp 400 Juta ke Jupe


JAKARTA - Hubungan Dewi Persik dan Julia Perez sepertinya akan kembali memanas. Pasalnya, Depe mengaku kembali punya sedikit masalah dengan Jupe. Apa itu?

Perempuan asal Jember itu menuturkan bahwa ada pihak yang menyebutkan dirinya meminta uang Rp 400 juta kepada Jupe. Permintaan uang dijelaskan terkait keputusan Mahkamah Agung yang memvonis empat bulan penjara Jupe.

"Masalah Jupe, kemarin saya ditanya teman-teman mengenai masalah penangguhan penahanan. Katanya Depe minta uang Rp 400 juta pada Jupe, supaya Jupe nggak ditahan. Saya bilang, loh yang punya hukum kan bukan saya," ungkapnya saat ditemui di kawasan Cinere, Depok, Senin (15/1/2013).

Selain itu, ternyata ada salah satu teman Depe yang merupakan seorang pengusaha yang juga mempertanyakan hal yang sama. "Terus anaknya pak haji Tommy, BBM ke saya. Say kamu bener mau nahan Jupe say, itu soalnya Jupe minta uang sama pak haji Tommy, sama babe say. itu untuk penangguhan penahan," ujarnya.

Pemilik nama lengkap Dewi Murya Agung itu pun mengaku tidak tahu masalah penangguhan tersebut. Tapi ia yakin bahwa apa yang terjadi adalah hukum karma dari permasalahan sebelumnya.

"Itu kita punya buktinya. Itu berarti tandanya Tuhan memberikan jawaban buat saya. Berarti saya kan ditolong. Kalau ada yang bilang dunia ini nggak adil, itu nggak benar. Dunia itu adil. Hukum karma itu ada," jelasnya.

Namun, sampai saat ini pihak Jupe masih belum dikonfirmasi perihal pernyataan Depe tersebut. Jupe dan Depe memang sempat bermasalah pada November 2011 lalu. Kedua terjerat kasus cakar-cakaran dalam pembuatan film Arwah Goyang Jupe Depe.