Tampilkan postingan dengan label bisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Desember 2013

Pria ini Bisa Melipat Wajahnya Sampai Hidung Masuk Kemulut


Jarang sekali orang yang mampu melipat wajah hingga hidung bisa masuk kedalam mulut namun pria asal  China Tang Shuquan mampu melakukan hal ini.
Tang Shuquan Melipat Wajah

Tang Shuquan pria 43 tahun berubah mukanya menjadi sangat buruk ketika melipat wajahnya hinga hidung masuk kedalam mulut.  Tang Shuquan juga bertaruh kepada siapa saja yang bisa melakukan lipat wajah hinga hidung masuk kedalam mulut Tang Shuquan akan memberikan uang sebesar  USD10.250 atau sekira Rp97 juta bagi siapapun yang bisa menirunya.
Tang Shuquan mengklaim selama ini belum ada yang bisa melakukan hal ini selain dirinya  Pada Maret lalu, Tang pun mengikuti kompetisi Guinness World Records di Italia dan mendapatkan sebuah medali. Demikian, seperti diberitakan Daily Mail, Jumat, (8/6/2012).
Untuk bisa melipat wajah hinga hidung masuk kedalam mulut Tang Shuquan harus belajar dan berlatih selama tujuh tahun. Selama 10 tahun terakhir Tang Shuquan sudah melakukan pertunjukan melipat wajahnya kepublik. Tang juga terlihat sering memamerkan kemampuannya di depan warga yang ada di jalanan.

Sabtu, 07 Desember 2013

Andai Saja Saya Bisa Memilih

Andai Saja Saya Bisa Memilih. Persoalan hidup kian hari kian rumit,terlalu banyak persoalan hidup yang harus saya selesaikan di hari ini,besok dan lusa mungkin sampai akhir hayat saya. Modal untuk melangkahkan kaki saya untuk belajar hidup sangatlah minim, ditambah ilmu yang saya peroleh ketika sekolah hanya pas-pasan. Saya sangat..sangat menyadari kelemahan saya sebagai hamba Tuhan yang lemah, namun saya mencoba berusaha sekuat hati dan tenaga untuk bisa menyelesaikan semua persoalan yang saya hadapi.

Saya mencoba memahami, kenapa sih saya ndak bisa memilih ketika Allah memberikan cobaan ataupun rizki kepada saya? Jika saya menolak dan menghindar berarti saya lemah dan menghina Allah dong.. , apakah cukup hanya bermodalkan kesabaran untuk mengatasi semua persoalan itu ? Persoalan ini saya kembalikan kepada diri saya sendiri ketika cobaan datang, apakah saya terlalu banyak melakukan dosa, atau cobaan tersebut sebagai batu sandungan untuk mengolah hati saya untuk belajar lebih dewasa?

Setelah beberapa lama akhirnya saya menyadari jika semua manusia memang tidak mempunya pilihan, kalaupun ada seseorang yang merasakan sukses, pinter, bodoh, kaya  bahkan miskin sekalipun, itu semata-mata hak Allah. Yups... Allah selalu ikut campur dalam semua apa yang kita lakukan, kita ndak bisa menjauh atau menghindar dari ruang, waktu, dimensi dan kekuasaan nya Allah. Apabila saya ingin menjalani semua itu dengan mudah, maka sayapun wajib melakukan dan menyelesaikan persoalan hidup ini sesuai dengan aturan-aturan Allah.

Insya Allah.